Hasil tracer study tahun 2022–2024 menunjukkan bahwa lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Bali memiliki tingkat penyerapan yang baik dalam dunia kerja. Dari 49 lulusan yang menjadi sasaran penelusuran, seluruhnya telah berpartisipasi sebagai responden sehingga tingkat respons mencapai 100%. Hasil penelusuran menunjukkan sebanyak 35 lulusan telah bekerja, 10 lulusan menjalankan usaha mandiri, 2 lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2), dan 3 lulusan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Sebagian besar lulusan yang bekerja menekuni pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan profil lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Bali. Bidang pekerjaan tersebut antara lain sebagai guru bahasa Bali di sekolah, guru les atau pengajar privat bahasa Bali, serta penyuluh bahasa Bali. Kesesuaian pekerjaan tersebut menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik, kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan Bali yang diperoleh selama perkuliahan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Selain bekerja pada lembaga pendidikan, sejumlah lulusan juga mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri. Bidang usaha yang dikembangkan meliputi layanan les bahasa Bali, jasa fotografi, tata rias Bali, dan bidang kewirausahaan lainnya. Keragaman tersebut memperlihatkan bahwa lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kreativitas, kemandirian, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kewirausahaan.
Hasil tracer study ini menjadi salah satu bukti keberhasilan Program Studi Pendidikan Bahasa Bali dalam menghasilkan lulusan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Data tersebut digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kerja sama dengan sekolah dan mitra pengguna lulusan, serta pengembangan program pembekalan karier, kewirausahaan, studi lanjut, dan PPG.





